Nvidia Perluas Pendekatan Dini ke Startup AI di India

Nvidia dukung startup AI di India melalui kemitraan tahap awal

Nvidia semakin agresif menjangkau startup kecerdasan buatan (AI) di India sejak fase paling awal pembentukan mereka. Pekan ini, perusahaan tersebut mengumumkan sejumlah kemitraan baru yang ditujukan untuk mendekati para pendiri bahkan sebelum perusahaan mereka resmi berdiri. Strategi ini dirancang agar Nvidia dapat membangun hubungan jangka panjang dengan calon pelanggan di salah satu pasar pengembang yang berkembang paling cepat di dunia.

Langkah teranyar dilakukan melalui kolaborasi dengan firma modal ventura tahap awal Activate. Melalui dana perdana senilai 75 juta dolar AS, Activate berencana mendanai sekitar 25 hingga 30 startup AI, sekaligus memberi mereka akses khusus ke keahlian teknis Nvidia. Kerja sama ini melengkapi inisiatif lain yang juga diumumkan minggu ini, termasuk dukungan terhadap organisasi nirlaba AI Grants India serta kemitraan dengan sejumlah firma investasi yang berfokus pada India.

Rangkaian pengumuman tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan AI Impact Summit di New Delhi, yang dihadiri perusahaan teknologi besar seperti OpenAI, Anthropic, dan Google. CEO Nvidia, Jensen Huang, awalnya dijadwalkan hadir namun batal karena alasan yang disebut sebagai situasi tak terduga. Sebagai gantinya, delegasi senior yang dipimpin oleh Jay Puri mewakili perusahaan dan bertemu dengan peneliti, pengembang, serta pelaku startup AI setempat.

Baca juga: Mark Zuckerberg Bersaksi di Sidang, Bantah Instagram Bikin Kecanduan

India kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan pengembang dan startup AI tercepat di dunia. Kondisi ini menjadikan negara tersebut pasar strategis bagi Nvidia dalam memperluas penggunaan chip dan perangkat lunak komputasinya. Dengan menjalin hubungan sejak tahap awal, Nvidia berharap dapat menjadi pilihan utama infrastruktur komputasi ketika startup-startup tersebut tumbuh dan berkembang.

Pendiri Activate, Aakrit Vaish, menilai bahwa selama ini keterlibatan Nvidia dengan startup India tidak seintensif di Amerika Serikat. Namun kini perusahaan chip tersebut mulai mendekati para pendiri jauh lebih awal. Activate memanfaatkan perubahan pendekatan ini dengan menghubungkan startup dalam portofolionya secara langsung dengan para ahli Nvidia.

Activate sendiri mengusung konsep “inception investing,” yakni menjalin relasi dengan tim teknis bahkan sebelum perusahaan terbentuk, lalu mendampingi mereka seiring proses pertumbuhan. Firma ini didukung oleh sejumlah tokoh ternama seperti Vinod Khosla, salah satu pendiri Perplexity Aravind Srinivas, Shailendra Singh dari Peak XV, serta CEO Paytm Vijay Shekhar Sharma—menunjukkan kuatnya jaringan yang dibangun untuk mendukung strategi tahap awal tersebut.

Bagi Nvidia, kemitraan dengan investor tahap awal merupakan langkah strategis: semakin cepat hubungan dibangun dengan startup AI potensial, semakin besar peluang startup tersebut menggunakan infrastruktur komputasi Nvidia saat skala bisnisnya meningkat. Seiring pertumbuhan, kebutuhan komputasi AI biasanya juga melonjak, sehingga keterlibatan teknis sejak dini dapat membuka peluang bisnis jangka panjang.

Saat ini Nvidia telah memiliki jejak kuat di India melalui program Inception yang menaungi lebih dari 4.000 startup. Perusahaan juga memperluas kolaborasi dengan berbagai firma modal ventura seperti Accel, Peak XV, Z47, Elevation Capital, dan Nexus Venture Partners untuk menemukan serta mendanai startup AI baru. Selain itu, Nvidia bermitra dengan AI Grants India untuk mendukung lebih dari 10.000 pendiri tahap awal dalam satu tahun ke depan.

Sebelumnya, pada November 2025, Nvidia juga bergabung dengan India Deep Tech Alliance—konsorsium investor dari AS dan India—guna memberikan arahan strategis dan teknis bagi startup teknologi mendalam yang sedang berkembang.

Secara keseluruhan, peningkatan aktivitas Nvidia ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat di antara perusahaan teknologi global dalam merebut perhatian pengembang dan startup AI di India, yang kini menjadi salah satu sumber talenta teknis dengan pertumbuhan tercepat di luar Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *