ESCN, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona negatif pada penutupan perdagangan hari ini. Tekanan jual yang terjadi sepanjang sesi membuat IHSG ditutup melemah ke level 8.992.
Pada akhir perdagangan, IHSG tercatat turun sekitar 0,20% atau 18 poin, mencerminkan kehati-hatian investor di tengah dinamika pasar. Aktivitas transaksi terpantau cukup tinggi dengan puluhan miliar saham berpindah tangan dan nilai transaksi mencapai puluhan triliun rupiah.
Baca Juga : Visi Razer di CES 2026: Peran AI dalam Evolusi Industri Gaming
Meski indeks terkoreksi, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia relatif berimbang. Jumlah saham yang mencatat penguatan sedikit lebih banyak dibandingkan saham yang mengalami penurunan, sementara sebagian lainnya bergerak stagnan.
Di jajaran saham dengan kinerja terburuk, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menjadi emiten yang paling tertekan setelah harganya anjlok hampir 15%, menjadikannya saham dengan penurunan paling dalam pada perdagangan hari ini. Selain KDTN, beberapa saham lain juga mencatat koreksi tajam, seperti KIOS dan WINE, yang sama-sama melemah lebih dari 14%.
Sementara itu, di sisi lain pasar, sejumlah saham justru melesat tajam. LAJU memimpin daftar penguatan dengan lonjakan harga lebih dari 30%, disusul LPKR dan DAAZ yang turut mencatat kenaikan signifikan.
Dari sisi nilai transaksi, saham-saham berkapitalisasi besar masih mendominasi. BUMI, BBCA, dan PTRO menjadi emiten dengan nilai perdagangan terbesar sepanjang sesi, menandakan minat investor yang tetap tinggi pada saham-saham tertentu meski indeks melemah.
Secara keseluruhan, pelemahan IHSG hari ini menunjukkan pasar masih bergerak fluktuatif, dengan investor cenderung selektif dalam memilih saham di tengah tekanan dan peluang yang muncul bersamaan.
Sumber Berita
IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke Level 8.992, KDTN Jadi Saham Terboncos