Jakarta – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam pada penutupan perdagangan kemarin. Pada Rabu (21/1/2026), IHSG ditutup melemah 1,36% atau turun 124,37 poin ke level 9.010,33.
Aktivitas perdagangan tercatat masih ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp34,23 triliun. Sebanyak 61,72 miliar saham berpindah tangan dalam 4,03 juta transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 546 emiten melemah, 77 stagnan, dan hanya 179 saham yang berhasil menguat.
Baca juga : Penurunan Bitcoin & Ethereum: Apa yang Terjadi di Pasar Kripto?
Di tengah koreksi pasar tersebut, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar, yakni mencapai Rp1,90 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp1,88 triliun terjadi di pasar reguler, sementara Rp12,60 miliar berasal dari pasar negosiasi dan tunai.
Meski demikian, tidak semua saham dilepas asing. Sejumlah saham justru menjadi sasaran akumulasi investor global dan dinilai mampu menahan tekanan IHSG. Berdasarkan data Stockbit, berikut daftar 10 saham dengan pembelian bersih (net foreign buy) terbesar oleh investor asing pada perdagangan Rabu:
PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp172,91 miliar
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp162,91 miliar
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp147,41 miliar
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Rp121,25 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp121,04 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp75,62 miliar
PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) Rp65,81 miliar
PT Prime Agri Resources Tbk. (SGRO) Rp53,45 miliar
PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp40,60 miliar
PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp38,92 miliar
Aksi beli selektif ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang terkoreksi, investor asing masih melihat peluang pada saham-saham tertentu dengan fundamental dan prospek yang dinilai menarik.
Sumber berita
Asing Terciduk Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Anjlok